Email Sebagai Pendekatan Pribadi

Email Sebagai Pendekatan Pribadi Dalam Marketing Online

Walaupun telah menggunakan media sosial, bergabung dengan online marketplace besar, membuat blog dengan konten keren, tetap memerlukan email sebagai sarana interaksi yang lebih pribadi. Inilah alasan kenapa banyak perusahaan masih menggunakan aplikasi email, kendai sudah tersedia banyak aplikasi komunikasi lain.

Alamat email menjadi sesuatu yang berharga, unik dan private. Terlebih, jika ini merupakan alamat email pribadi, yang tidak disebar kesembarang orang. Di era serba online, email merupakan bentuk komunikasi yang nyaris mirip dengan berkorespondensi di pos di masa lalu. Interaksi memalui email dianggap sebagai sesuatu yang personal, akrab dan selayaknya teman baik. Pemasaran selalu berbicara mengenai kedekatan pebisnis online dengan pelanggannya. Menurut studi yang dilakukan oleh konsultan online, ExactTarget konsultan pemasaran online melalui email ketimbang aplikasi lain. Sebanyak 44% penerima email marketing melakukan setidaknya satu transaksi pembelian dalam setahun, demikian data yang dilansir ConvinceAndConvert.com

Berikut merupakan beberapa alasan mengapa email begitu penting bagi pemasaran online:

1. Cara Termudah Menjangkau Pelanggan

Di era komunikasi mobile seperti sekarang ini, memeriksa email dapat dilakukan sesederhana membuka SMS. Dengan email, kita dapat mengirim sapaan akrab, deskripsi lengkap, bahkan foto barang yang ingin ditawarkan, semua bisa didapatkan pelanggan cukup dengan sekali klik.

2. Cara Paling akrab Untuk berinteraksi

Dengan email, pebisnis seolah memiliki saluran khusus untuk menyampaikan informasi secara langsung ke pelanggan. Kita akan mengenali siapa pelanggan yang menyukai merek tertentu sehingga bisa mengirim email penawaran setiap ada produk bermerek itu. Apalagi disertai dengan video promosi atau foto menarik, pelanggan akan merasa dierlakukan istimewa.

3. Cara Paling Efektif Untuk Menyampaikan Informasi

Saat kita ingin menyampaikan informasi selengkap mungkin ke pelanggan, tentang promosi brand terbaru atau diskon, mernarik dan sentuhan personal akan jauh lebih efektif dalam menyampaikan informasi kepada pelanggan.

4. Cara yang Paling Murah untuk Berpromosi

Promosi panjang lebar dan detail, lengakp dengan foto bahkan video, bisa dijangkau pelanggan yang sedang ada di benua lain sekalipun, merupakan kelebihan email. Semua dapat dilakukan dengan biaya sangat murah ketimbang memasang iklan di media kontroversial, seperti TV, radio, majalah, atau koran. Bagi kalan UKM, promosi melalui email merupakan pilihan paling bijak.

5. Cara Paling Mudah Untuk Memahami Pelanggan

Menganalisis interaksi dengen pelanggan melalui email merupakan salah satu cara paling efektif. Saat ini ada software yang dapat membantu pebisnis untuk menganalisis siapa saja yang sudah membuka email yang kita kirimkan, memberi respons, link mana yang mereka klik, dan siapa yang dapat melakukan transaksi. Dari sini kita dapat memonitor aktivitas pelanggan sehingga bisa lebih memahami selera dan kebutuhan mereka.

Email marketing yang dijalankan kebanyakan pebisnis online biasanya menggunakan format newsletter, berupa pesan yang disampaikan secra otomatis ke banyak penerima sekaligus. Dengan begitu kita tidak perlu mengetik dan mengirimkan email satu persatu ke pelanggan. Ada banyak aplikasi dalam membuat newsletter ini.

Sebelum mengirim email marketing, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu:

  1. Pastikan targetnya tepat
    Jangan menyamaratakan pelanggan, buatlah klasifikasi pelanggan lebih dulu, berdasarkan gender misalkan. Klasifikasi bisa bertambah detail sering dengan makin bervariasinya produk yang dijual.
  2. Buatlah email yang informatif
    Jangan berbasa basi yang terlalu panjang atau menonjolkan kelebihan produk secara berlebihan. Fokus pada satu pesan, kemudia lengkapi dengan informasi selengkap mungkin. Hal ini agar tidak membingungkan pelanggan.
  3. Mengandung ajakan untuk beraksi
    Email dari penjualan online mayoritas adalah ajakan agar pelanggannya mengklik suatu link atau mengikuti suatu program promosi yang berakhir dengan transaksi.
  4. Beri sentuhan personal
    Gunakan setting khusus di format newsletter agar setiap email menyapa pelanggan sesuai dengan namanya, pastikan idak salah menyebut nama pelanggan.
  5. Buat subjek yang menarik perhatian
    Kalimat yang berbeda dengan kebanyakan email marketing lain akan membuat email kita berpotensi dibuka dan direspons.
  6. Hindari kata-kata yang tergolong spam
    Daftar kata yang dikategorikan sebagai spam ($$$; Money; Extra Income; Visit Our Website; Financial Freedom; Great Offer) bisa dicari di google. Hindari menulis subjek dengan huruf capital sebab hal itu biasa dilakukan oleh para pengirim spam. Jika tidak lolos filter ini maka email kita akan berakhir di folder spam atau bulk email.
  7. Pastikan bisa diakses secara mobile
    Isi email dengan desai grafis dan foto-foto yang menarik, agar pelanggan erkesan. Pastikan bahwa format detailnya bisa tampil bagus ketika email dibuka di peranti mobile, seperti tablet atau smartphone.

 

Images: Marketingland.com

Leave a Reply