Kisah Sukses Chairul Tanjung “Kerja Keras, Kerja Cerdas Dan Kerja Ikhlas”

Kerja keras sangat diperlukan untuk meraih kesuksesan namun juga tetap harus ditunjang dengan kecerdasan dan keikhlasan. Hal ini dilakukan oleh Chairul Tanjung yang datang dari keluarga sederhana namun tidak pernah menyerah dengan latar belakang keluarga. Malahan ia berusaha bangkit untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak, dengan semangat inilah yang mengantarkan Chairul Tanjung menjadi pengusaha sukses yang berhasil membesarkan Bank Mega, Trans Corp dan Carrefour Indonesia. Kesuksesan yang didapatnya ini tidak diraih secara instan, lika-liku kegagalan dalam membangun usaha tidak pernah luput dari perjalanannya. Namun bagi CJ kegagalan menjadi sahabat dari kesuksesan karena dari kegagalan ia dapat belajar banyak hal baru. Untuk meraih kesuksesan menurut Chairul Tanjung, dibutuhkan tiga prinsip pokok yakni:

Kerja Keras

Bagi Chairul Tanjung sebagai calon pengusaha kita tidak boleh mudah menyerah karena sebagai pengusaha wajib hukumnya untuk mengutamakan kerja keras dibanding memikirkan modal usaha. Apalagi dengan melihat potensi kekayaan alam Indonesia yang telah tersedia tentunya sangat disayangkan bila tidak dapat dimanfaatkan dengan baik

Kerja Cerdas

Ketika anda terjun menjadi seorang entrepenuer maka secara tidak langsung anda juga harus bisa membuat perencanaan yang baik, mengambil keputusan dengan tepat dan mengatasi semua kendala usaha dengan cerdas. Transstudioa buatan chairul tanjung

Ikhlas

Ketika dua prinsip lain sudah dilakukan maka kunci terakhir yang harus dimiliki ialah ikhlas dan selalu bersyukur dengan apa yang telah didapat.

Chairul Tanjung (lahir 16 Juni 1962) adalah seorang pengusaha Indonesia. Dia adalah mantan Menteri Kordinator ekonomi dalam Kabinet Indonesia. Ia diangkat ke posting ini oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 19 April 2014 setelah pengunduran diri Menteri Koordinator sebelumnya untuk ekonomi, Hatta Rajasa, yang mengundurkan diri untuk mengambil bagian dalam pemilihan Presiden Indonesia 2014. Pada Januari tahun 2015, ia diperkirakan berjumlah $4,3 miliar.

Chairul Tanjung dilahirkan di Jakarta pada 16 Juni, 1962.His orangtua A.G. Tanjung dan Halimah. Ia dilahirkan dalam sebuah keluarga yang sangat kaya karena ayahnya adalah seorang wartawan dan mendirikan sebuah majalah perusahaan. Di jaman Orde Baru, bisnis ayahnya mendapat ditutup oleh pemerintah untuk membantu zaman Orde lama. Ekonomi keluarga berubah 180 derajat mana mobil dan rumah besar mereka terjual untuk menutupi utang dan untuk hidup, mereka harus tinggal di sebuah apartemen kecil. Orang tua ingin anak-anak mereka untuk menjadi sukses sehingga mereka bekerja di sebuah perusahaan. Chairul selesai Boedi Oetomo SMA pada tahun 1981. Ia memperoleh gelar sarjana di Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia. Ia menjadi mahasiswa mulia nasional pada tahun 1984 dan 1985.While belajar, dan teman-temannya 2 memulai sebuah toko yang menjual buku-buku dan kaos kemudian mereka dengan cepat menjadi toko besar yang menjual peralatan dokter dan laboratorium. Ia harus meluangkan waktu untuk mempelajari dan bisnis tetapi ia memilih bisnis, sehingga ia tetes-keluar dari sekolah kedokteran gigi dan mendirikan PT Pariarti Shindutama dengan 150 juta rupiah untuk meminjam dari Exim Bank aset. Mereka sepatu yang diproduksi untuk anak-anak dan mendapat pesanan membuat 160 pasang sepatu Italia, tetapi satu bulan setelah pesanan, ia dipisahkan dari teman-temannya 2 karena ia memiliki pemikiran yang berbeda tentang bisnis. Ia kemudian menjadi Ketua dan pendiri CT Corp (Indonesia), bersama dengan pendiri akhir Sony, Akio Morita.

Image : http://www.flitaralmentelivros.blogspot.com

Leave a Reply