Pola Hidup Hemat Untuk Mengatur Keuangan Keluarga

Pepatah yang berbunyi “rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya”, jika diterjemahkan secara bebas
menggambarkan bahwa siapun yang rajin belajar akan pandai dan siapa yang memiliki pola hidup hemat
tidak akan pernah kekurangan uang.

Hemat Bukan Pelit

Hidup hemat memiliki banyak manfaat namun hidup pelit dapat menyulitkan diri sendiri. Perlu diingat
bahwa kedua kata ini memiliki definisi yang berbeda. Hemat memiliki arti yang mengarah kepada
pengeluaran uang dengan cermat dan hati-hati agar tidak cepat habis, namun dalam berhemat kita
tetap dapat memberi sesuai kebutuhan, misalkan setiap hari Minggu kita tetap dapat memberi sedekah
sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bila ada yang masih dapat dihemat maka coba
untuk tidak membeli barang yang tidak perlu, beli makan yang sederhana dan secukupnya. Untuk
memudahkan dalam menghemat maka anda dapat membuat daftar apa saja yang dapat dihemat,
misalkan:

  • Menyediakan makanan dirumah sehingga anggota keluarga tidak harus membeli makan diluar.
  • Membawa bekal dari rumah ketika berpergian atau ketika anak sekolah dan suami bekerja
    selain lebih sehat kita dapat berhemat.
  • Jangan membiasakan untuk merokok dan minum-minuman keras karena selain sehat anda
    dapat banyak menghemat.
  • Gunakan transportasi yang murah sesuai dengan keuangan anda.
  • Matikan listrik yang tidak terpakai agar tidak memboroskan uang.
  • Mandilah dengan menggunakan shower supaya menghemat keluarnya air.
  • Desain rumah anda dengan desain yang memungkinkan banyak sinar matahari masuk ke dalam rumah sehigga dapat menghemat penggunaan penerangan listrik pada siang hari dan matikanlah lampu pada saat anda tidur.
  • Pilihlah lampu berdaya rendah namun dengan penerangan kuat.

Berbeda halnya dengan pelit, mereka tidak suka memberikan sesuatu kepada orang lain, mereka tidak
senang mengeluarkan uang apalagi untuk membantu walaupun itu untuk sedekah.

Image: http://www.ciputrauceo.net

Leave a Reply